TERAPI AIR
Prof. S Periasamy DIM & D.ACC dari Kantha Health & Research Centre di Karur, Negara bagian Tamilnadu, India, menulis:
Air adalah pemberian Tuhan yang berlimpah dan gratis. Dan air dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Daftar penyakit yang beliau berikan cukup panjang:
1. Sakit kepala
2. Darah tinggi
3. Kurang darah
4. Rematik
5. Lumpuh
6. Kegemukan
7. Radang/sakit persendian
8. Radang selaput lender
9. Gangguan jantung
10. Mabuk, pusing, gamang
11. Batuk
12. Asma
13. Bronchitis
14. TBC/paru-paru
15. Radang otak
16. Batu ginjal
17. Penyakit saluran kencing
18. Kelebihan asam urat
19. Mencret
20. Sembelit
21. Ambeien
22. Kencing manis
23. Penyakit mata
24. Pendarahan di mata & mata merah
25. Haid tidak teratur
26. Leukemia
27. Kanker kandungan
28. Kanker payudara
29. Dan radang tenggorokan
Beliau menjelaskan mekanisme penyembuhan yang terjadi:
Air digunakan untuk membersihkan tubuh manusia. Meminumnya dengan cara yang benar memperbaiki kinerja usus dan membantu pembentukan sel-sel darah yang baru. Dalam istilah medis proses ini disebut aematopaises. Dengan diaktifkannya mucousal fold pada usus besar dan usus kecil, terciptalah darah segar yang baru…
Terapi yang dianjurkan oleh professor diakuinya berasal dari tradisi India yang amat sangat kuno. Dalam bahasa Sanskerta disebut Usha Paana Chikitsa atau Terapi Minum Air Pada Pagi Hari
Terapi ini diperkuat oleh seorang peneliti, F. Batmanghelidj, M.D, yang telah meneliti hubungan air dengan fisiologis tubuh manusia. Bahwa banyak penyakit serius yang diakibatkan oleh kekurangan air atau dehidrasi kronis.
Caranya :
1. Pagi hari ketika baru bangun tidur, minumlah 1.5 liter air. Lebih baik ditakar dulu
2. Selama 1 jam sebelum dan sesudah minum air jangan makan atau minum sesuatu yang lain.
3. Selama melakukan terapi air, sebaiknya tidak mengkonsumsi alkohol
4. Air putih biasa - jangan panas dan jangan pula dingin.
Saran dan cara yang disampaikan disini tidak dimaksudkan untuk menggantikan saran medis dan nasihat dokter manapun. Sehingga ada baiknya, jika mengalami kondisi yang parah, harap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda.
Prof. S Periasamy DIM & D.ACC dari Kantha Health & Research Centre di Karur, Negara bagian Tamilnadu, India, menulis:
Air adalah pemberian Tuhan yang berlimpah dan gratis. Dan air dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Daftar penyakit yang beliau berikan cukup panjang:
1. Sakit kepala
2. Darah tinggi
3. Kurang darah
4. Rematik
5. Lumpuh
6. Kegemukan
7. Radang/sakit persendian
8. Radang selaput lender
9. Gangguan jantung
10. Mabuk, pusing, gamang
11. Batuk
12. Asma
13. Bronchitis
14. TBC/paru-paru
15. Radang otak
16. Batu ginjal
17. Penyakit saluran kencing
18. Kelebihan asam urat
19. Mencret
20. Sembelit
21. Ambeien
22. Kencing manis
23. Penyakit mata
24. Pendarahan di mata & mata merah
25. Haid tidak teratur
26. Leukemia
27. Kanker kandungan
28. Kanker payudara
29. Dan radang tenggorokan
Beliau menjelaskan mekanisme penyembuhan yang terjadi:
Air digunakan untuk membersihkan tubuh manusia. Meminumnya dengan cara yang benar memperbaiki kinerja usus dan membantu pembentukan sel-sel darah yang baru. Dalam istilah medis proses ini disebut aematopaises. Dengan diaktifkannya mucousal fold pada usus besar dan usus kecil, terciptalah darah segar yang baru…
Terapi yang dianjurkan oleh professor diakuinya berasal dari tradisi India yang amat sangat kuno. Dalam bahasa Sanskerta disebut Usha Paana Chikitsa atau Terapi Minum Air Pada Pagi Hari
Terapi ini diperkuat oleh seorang peneliti, F. Batmanghelidj, M.D, yang telah meneliti hubungan air dengan fisiologis tubuh manusia. Bahwa banyak penyakit serius yang diakibatkan oleh kekurangan air atau dehidrasi kronis.
Caranya :
1. Pagi hari ketika baru bangun tidur, minumlah 1.5 liter air. Lebih baik ditakar dulu
2. Selama 1 jam sebelum dan sesudah minum air jangan makan atau minum sesuatu yang lain.
3. Selama melakukan terapi air, sebaiknya tidak mengkonsumsi alkohol
4. Air putih biasa - jangan panas dan jangan pula dingin.
Saran dan cara yang disampaikan disini tidak dimaksudkan untuk menggantikan saran medis dan nasihat dokter manapun. Sehingga ada baiknya, jika mengalami kondisi yang parah, harap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda.
Oke, saya coba
BalasHapus